Din Julyadin, S.IP - Makassar , 22 september 2014
Kepada yang terhormat ,
Bapak presiden Republik Indonesia
Presiden terpilih
Presiden yang akan lengser
Presiden yang sudah selesai menjabat
Presiden terpilih
Presiden yang akan lengser
Presiden yang sudah selesai menjabat
Presiden yang sedang bersemangat menyusun ide untuk melebarkan sayap atas nama Indonesai
Presiden yang nyaris lega karena sebentar lagi tidak perlu berurusan
dengan kita, ra
kyat, dengan janji yang mumbuat anda terpilih untuk
tidak dilaksanakan .
Para presiden yang sudah tidak ada , dan entah sedang berhadapan dengan siapa , dengan malaikatkah ?
Atau dengan para penjaga pintu neraka ?
Atau mungkin pintu neraka juga tidak terbuka untuk mereka ?
Atau mungkin pintu neraka juga tidak terbuka untuk mereka ?
Kalau ada yang sedang di pintu itu, bisakah anda sedikit beranjak ke
seberang, ke pintu yang lebih dingin, dengan wajah ramah penjaga, dan
tanyakan apakah ada seorang malaikat tak bersayap menghuni tempat itu ?
Namanya Munir .
Lengkapnya : Munir Said Thalib
Namanya Munir .
Lengkapnya : Munir Said Thalib
Oh maaf
Tidak bisa ?
Duh maaaaf saya lupa , diagama juga diajarkan bahwa setan tidak bisa masuk ketempat suci dan sebaliknya . Maaf ya pak
Tidak bisa ?
Duh maaaaf saya lupa , diagama juga diajarkan bahwa setan tidak bisa masuk ketempat suci dan sebaliknya . Maaf ya pak
Tapi apalah arti agama ya ?
Apalah arti agama saat badan kita tidak pernah bolos ibadah tapi hati dan pikiran kita mencari cara untuk menutupi kejahatan atau menerima mandat dari mereka yang jahat ?
Apalah arti agama saat badan kita tidak pernah bolos ibadah tapi hati dan pikiran kita mencari cara untuk menutupi kejahatan atau menerima mandat dari mereka yang jahat ?
Tiada henti kau bekerja keras , Berjuang demi cinta kata teman saya . Cinta yang mana ? Indonesia ? Keluarga ? Suami ?
Sepuluh tahun yang lalu, itu hilang.
Dan sejak sepuluh tahun lalu, ratusan janji, ribuan kata penghibur, dan entah berapa banyak scenario lucu saya terima. Ada yang sedikit masuk akal, sisanya saya tau itu sejenis lelucuan untuk menutup aib orang .
Dan sejak sepuluh tahun lalu, ratusan janji, ribuan kata penghibur, dan entah berapa banyak scenario lucu saya terima. Ada yang sedikit masuk akal, sisanya saya tau itu sejenis lelucuan untuk menutup aib orang .
Pak presiden,
Baru , lama, sekarang, maupun terpilih
Baru , lama, sekarang, maupun terpilih
Saya hanya meminta sedikit kejujuran .
Hanya untuk tahu , tahu siapa yang menjadi pemimpin saya, siapa yang bisa saya percaya, apa yang bisa saya harapkan dan apa yang tidak usah saya harapkan sama sekali .
Meminta kepada bapak presiden sebagai seorang presiden, bapak , anak , suami , sebagai orang Indonesia dan satu SEBAGAI SESAMA MANUSIA .
Hanya untuk tahu , tahu siapa yang menjadi pemimpin saya, siapa yang bisa saya percaya, apa yang bisa saya harapkan dan apa yang tidak usah saya harapkan sama sekali .
Meminta kepada bapak presiden sebagai seorang presiden, bapak , anak , suami , sebagai orang Indonesia dan satu SEBAGAI SESAMA MANUSIA .
ADA rasa lelah dan bosan dengan janji .
Saya lebih bisa menghargai manusia yang jujur dan apa adanya . Seperti janji anda, oh bukan Presiden sebelumnya ? atau presiden terpilih ? Atau semua presiden ?
Saya lebih bisa menghargai manusia yang jujur dan apa adanya . Seperti janji anda, oh bukan Presiden sebelumnya ? atau presiden terpilih ? Atau semua presiden ?
Katakan YA dan lakukan kalau memang akan dicari keadilan
Katakan TIDAK kalau memang dari awal tidak ada rencana untuk mencari keadilan seadil adilnya .
Jangan seperti anak kelas satu SD yang masih dibisiki oleh ibunya
tentang apa yang boleh diucap dan tidak . Atau katanya sih seperti
perempuan cengeng yang tidak berani membicarakan kejujuran .
Jangan mengatakan kita tidak peduli pada rumah indah ini saat kita
tidak berdiri di kotak suara , tapi nama yang keluar dikotak itu juga
hanya sekedar hadir nyata di awal saja .
Dan setiap bertemu dengan kotak baru, kembali datanglah temannya bernama harapan baru , sahabatnya bernama janji baru , sodaranya bernama tipuan baru .
Dan setiap bertemu dengan kotak baru, kembali datanglah temannya bernama harapan baru , sahabatnya bernama janji baru , sodaranya bernama tipuan baru .
Terimakasih untuk presiden yang sudah menyelesaikan jabatannya ,
karena anda sudah mengajarkan saya menjadi orang yang jauh lebih berhati
hati untuk tidak lagi percaya pada omongan manis seperti yang anda
lakukan .
Dan selamat datang presiden terpilih, saya butuh waktu untuk bisa
menentukan apakah anda bersaudara dengan rekan anda sebelum sebelumnya
atau anda seorang lelaki pemimpin yang bisa dan berani berkata jujur dan
bukan sekedar boneka yang diarahkan pada mereka yang memodali anda .
Dan kalau pun ini masih belum berhasil ,
Jangan takut karena saya tidak akan pernah berhenti mempertanyakan keadilan yang sudah di buramkan selama 10 tahun , demi permainan aman manusia yang menaruh martabatnya pada sepotong dasi .
Dan andaipun 10 tahun kedepan masih belum ditemukan keadilan, tidak perlu takut . Karena seorang MUNIR tidak pernah mati .
Jangan takut karena saya tidak akan pernah berhenti mempertanyakan keadilan yang sudah di buramkan selama 10 tahun , demi permainan aman manusia yang menaruh martabatnya pada sepotong dasi .
Dan andaipun 10 tahun kedepan masih belum ditemukan keadilan, tidak perlu takut . Karena seorang MUNIR tidak pernah mati .
Beliau ada .
Di DARAH Indonesia.
Di hati Indonesia .
Dalam NADI Indonesia .
Berlipat ganda .
Bergerak ,
Di DARAH Indonesia.
Di hati Indonesia .
Dalam NADI Indonesia .
Berlipat ganda .
Bergerak ,
Dengan tenang , mengantarkan anda pada pintu diatas tadi ,dimana
didalamnya ada Hakim yang tidak akan pernah bisa disogok , SAKSI yang
tidak pernah menutup mata, HUKUM yang tidak akan pernah bisa
dipermainkan, dan pilihan kita .. apa yang akan kita dapat .
HUKUMAN yang TIDAK AKAN PERNAH BISA DITAWAR . Atau BERKAH YANG TIDAK AKAN BERKESUDAHAN .
SALAM
Posting Komentar